Top News :
Home » » Tokoh Kontroversial Zakir Naik Dilarang Ceramah di Malaysia

Tokoh Kontroversial Zakir Naik Dilarang Ceramah di Malaysia

Posted on Wednesday, 13 April 2016 | garis 15:41


Malaysia, Muslimedianews ~ Pendakwah asal India Zakir Naik dilarang berceramah di Universitas Teknikal Malaysia karena dianggap mengancam keberagaman di negara tersebut. Polisi setempat mencegah dia berkhotbah menyusul adanya keluhan dari kelompok non-Muslim di Negeri Menara Kembar Petronas.

“Dia tidak akan diizinkan berdakwah di sini demi kepentingan publik dan menjaga sensitivitas kelompok masyarakat non-Muslim di Malaysia,” kicau Inspektur Jenderal Tan Sir Khalid Abu Bakar melalui akun Twitter-nya, sebagaimana dikutip dari Asian Correspondent, Selasa (12/4/2016).

Meskipun ada larangan dari pemerintah, pihak penyelenggara yang mengundang Naik sebagai pembicara menuturkan sebaliknya. Menurut penanggung jawab acara Abu Shariz Sarajun Hoda, warga Malaysia sangat menyambut sang dokter dan senang jika ia bisa membagikan ilmu agamanya di sini.

Zakir Naik selama ini memang terkenal sebagai tokoh agama yang kontroversial. Dia sering kali mengajak debat pemuka agama lain dengan gaya yang cenderung keras dan ekstremis. Ia juga pernah membawa materi khotbah yang dianggap mendukung ideologi kelompok teroris internasional Al Qaedah.

Selain Malaysia, sejauh ini pendakwah yang juga dokter medis itu telah dilarang berceramah di dua negara lain, yakni Kanada dan Inggris. Meskipun penulis buku tentang Islam dan perbandingan agama ini sering juga bicara soal kesamaan antara Hindu dan Islam atau Islam dan agama lain. Namun, dalam banyak kesempatan, ceramahnya lebih sering mengundang kemarahan.




Sumber: okezone.

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News