Top News :
Home » » Besar Kemungkinan Idul Fitri 1437 H Jatuh pada Rabu 6 Juli 2016

Besar Kemungkinan Idul Fitri 1437 H Jatuh pada Rabu 6 Juli 2016

Posted on Sunday, 3 July 2016 | garis 09:13

Muslimedianews.com ~ بسم الله الرحمن الرحيم

Seperti halnya awal Ramadhan tahun ini 1437 H. / 2016 M, alhamdulillah NU dan Muhammadiyah juga akan sama-sama mengawali awal bulan Syawal1437 H. pada hari Rabu, 6 Juli 2016 M. Dengan demikian, semoga ukhuwah Islamiyah antara NU dan Muhammadiyah tetap akan terpelihara sebagai dua ormas terbesar di Indonesia, yang sama-sama menopang keutuhan wilayah NKRI. Semoga amal ibadah puasa Ramadhan kita selama sebulan penuh diterima Allah SWT dan mendapat rahmat & maghfirah-Nya !!

Adapun mengenai jatuhnya awal Syawal 1437 H. / 2016 M. tahun ini bisa dilihat di rekap hasil perhitungan sebagai berikut:

REKAP HASIL PERHITUNGAN AWAL BULAN SYAWAL 1437 H / 2016 M
(RUKYATUL HILAL: SENIN KLIWON, 4 JULI 2016 M)
MENURUT SISTEM
“ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”)

AL-HASIB : MUHAMMAD THOBARY SYADZILY
(1. Ketua Lajnah Al-Falakiyah PWNU Provinsi Banten, 2. Ketua Divisi Kajian Pengembangan Kagamaan & Multi Media Lembaga Dakwah PBNU, dan 3. Anggota Tim Hisab & Rukyat Kemenag RI).

Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi
Lintang Tempat (Ø ) : 07o 01' 44,60'' Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106o 33' 27,80'' Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 52,685 Meter di atas Permukaan Laut

1. Ijtima’ / اجتماع / Konjungsi / New Moon akhir bulan Ramadhan 1437 H. terjadi pada hari Senin Kliwon, 5 Juli 2016 M. pada pukul 18 : 01 : 00 WIB (Malam hari)

2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 18 : 01 : 00 WIB

3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 17 : 47 : 07 WIB

4. Umur Hilal (الهلال عمر / Age of the Crescent Moon ) = -0 jam 13 menit 53 detik

5. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = -0o 47 ' 36,6 '' = -0,8o ( di bawah ufuk / below horizon )

6. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = -0o 43 ' 13,47 '' = -0,7o ( di bawah ufuk / below horizon )

7. Lama Hilal di atas ufuk ( الهلال فوق الأفق مكث / Long of the Crescent ) = 0 menit 0 detik (kosong)

8. Azimuth Matahari ( سمت الشمس/ Azimuth of the Sun ) = 292o 51' 14,8 '' atau 292,9o

9. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 288o 24' 57,8o atau 288,4 derajat

10. Posisi Hilal = 4 o 26 ' 17 '' atau 4,4 derajat di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Selatan sebesar 76 o 41' 39,37 '' atau 76,7 o

11. Lebar Nurul Hilal / سمك الهلال / Crescent Widht = 0 o 0 ' 0 '' = 0 %

12. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar -0 o 43 ' 14,37 '' atau -0,7 o ( di bawah ufuk ) mustahil bisa dirukyat atau dilihat, baik dengan menggunakan teropong atau teleskop maupun mata telanjang (naked eye). Dengan demikian, awal bulan Syawal 1437 H. jatuh pada hari Rabu Pahing, 6 Juli 2016 M.

Catatan:
--------------
Keputusan selanjutnya menunggu hasil pengumuman "Sidang Itsbat Kemenag RI" di Jakarta pada hari Senin malam Selasa, 4 Juli 2016


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News