Top News :
Home » » Hukum Bermaaf-Maafan di Momen Hari Raya

Hukum Bermaaf-Maafan di Momen Hari Raya

Posted on Sunday, 3 July 2016 | garis 12:31

Muslimedianews.com ~ Menjadikan Hari Raya (Idul Fitri / Idul Adlha) Sebagai Momentum Bermaafan
Inilah masalah yang dikatakan ustadz Salafi sebagai bentuk bidah. Memang menurut ulama Salafi adanya Takhsis merupakan salah satu dari 8 kategori bidah. Benarkah? Tidak benar. Kita mengetahui dalam Surat Ali Imran 134, Allah menyebut orang bertakwa diantaranya dengan sifat:

والعافين عن الناس
"Memberi maaf kepada manusia".

Karena ini adalah amal saleh maka boleh ditentukan. Dalilnya adalah riwayat al-Bukhari ketika Rasulullah memiliki kebiasaan berkunjung ke Masjid Kuba' setiap Sabtu, baik berjalan kaki atau berkendara. Dari hadis ini al-Hafidz Ibnu Hajar berkata:

ﻭﻓﻲ ﻫﺬا اﻟﺤﺪﻳﺚ ﻋﻠﻰ اﺧﺘﻼﻑ ﻃﺮﻗﻪ ﺩﻻﻟﺔ ﻋﻠﻰ ﺟﻮاﺯ ﺗﺨﺼﻴﺺ ﺑﻌﺾ اﻷﻳﺎﻡ ﺑﺒﻌﺾ اﻷﻋﻤﺎﻝ اﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﻭاﻟﻤﺪاﻭﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ
"Dalam hadis ini, menunjukkan bahwa boleh menentukan hari-hari khusus untuk melakukan sebagian amal saleh, dan melakukannya secara terus menerus" (Fath al-Bari Syarah Sahih al-Bukhari)

Mari saling memaafkan di setiap hari raya Idul Fitri

Oleh: Ust. Ma'ruf Khozin, Wakil Katib Syuriah PCNU Surabay (Nahdliyin mengamalkan, dalilnya kami sampaikan)




Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News