BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, July 04, 2016

Jamaah Naqsabandiyah Padang Dahului Lebaran 4 Juli 2016

Muslimedianews.com ~ Naqsyabandiyah merupakan salah satu thariqat mu'tabarah, tetapi tidak semua jama'ah thariqat memiliki pemahaman yang sama terkait dengan penentuan Idul Fitri. Perbedaan itu tergantung daripada murabbi daripada komunitas thariqat itu sendirin.

Misalnya, di Padang Sumatera Barat yang selalu berbeda dengan naqsyabandiyah lainnya.  Puluhan jemaah Tarekat Naqsabandiyah, di Mushalla Baitul Makmur, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, telah merayakan hari Idul Fitri pada hari ini, Senin (4/7). Sebelumnya, semalam mereka melaksanakan takbiran menyambut 1 Syawal 1437 H. Sebagaimana dilansir situs BeritaSatu.

Pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat tersebut adalah Buya Syafri Malin Mudo. Ia mengatakan, puluhan jemaah yang melakukan takbiran pada malam itu telah berada di musala sejak berbuka puasa.

"Kami berbuka puasa bersama di mushalla sini. Kemudian setelah melangsungkan salat Isya berjamaah, langsung dilanjutkan takbiran," jelasnya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan puluhan jemaah di mushala itu mengumandangkan takbir tanpa menggunakan pengeras suara.

Selain di mushalla itu, puluhan jemaah lainnya juga mengumandangkan takbir di Musalla Baru, yang lokasinya tak jauh dari Musala Baitul Makmur.

Syafri memaparkan, penetapan awal lebaran jemaah itu dilakukan dengan metode hisab Munjid, penghitungan 30 hari sejak awal puasa. Bersumber dari kitab Munjid yang dipercayai jemaah Naqsabandiyah secara turun menurun.

Sebelumnya sekitar 5.000 penganut Naqsabandiyah daerah itu sudah memulai puasa sejak 4 Juni 2016. Lebih cepat dibandingkan pemerintah yang baru melakukan rukyatul hilal pada 4 Juli 2016.

Ibnu Manshur/Beritasatu
« PREV
NEXT »

No comments