BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, October 25, 2016

Hari ini UPQ Kemenag Cetak Perdana Mushaf Al-Quran Standar Indonesia


Siang ini Selasa 25 Oktober 2016 untuk pertama kalinya Kementrian Agama Republik Indonesia resmi mulai produksi cetak Mushaf Al-Quran Standar Indonesia secara mandiri melalui Unit Percetakan Al-Qurqan (UPQ) yang sebelumnya proses pencetakannya dilakukan oleh pihak ketiga melalui lelang atau. Demikian keterangan yang diberikan oleh Humas Kemenag M. Khoiron Durori kepada media.

UPQ merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah binaan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Sebagai unit percetakan, UPQ sudah dilengkapi mesin cetak hingga finishing dengan kapasitas produksi 15.000 – 17.500 mushaf perbulan. Rencananya, dalam dua bulan ke depan akan mencetak 35.000 Mushaf, lanjut Khoeron.

Proses pencetakan perdana Mushaf Al-Quran Standar Indonesia ini dirilis langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (24/10) pukul 14.30 di UPQ Ciawi Bogor. Ikut mendampingi Menag, Dirjen Bimas Islam Machasin dan Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin.

Sementara itu Direktur Bimas Islam Kemenag Machasin menjelaskan bahwa Lembaga Percetakan Al-Quran (LPQ) yang beroperasi di Ciawi, Bogor sempat dihentikan sementara karena ada perubahan manajemen dari Lembaga Percetakan Al-Quran (LPQ) menjadi Unit Percetakan Al-Quran. UPQ saat ini menjadi Unit PelaksanaTeknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 27/2013 tertanggal 28 Maret 2013.

Pada tahun 2015, lanjut Machasin, Kementerian Agama telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kitab suci agama Islam dengan jumlah 1.500.000 eksemplar. Jumlah itu terdiri dari 700.000 Mushaf Al-Quran, 500.000 Juz Amma, serta 300.000Al-Quran dan Terjemahnya. Namun karena sejumlah kendala, di antaranya: keterbatasan waktu, kapasitas mesin untuk mencetak dalam jumlah besar tidak cukup, SDM yang ada juga tidak cukup seiring adanya perubahan kelembagaan, maka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap Al-Quran yang begitu banyak, proses pengadaan pada tahun 2015 dilakukan melalui tender.

« PREV
NEXT »

No comments