Top News :
Home » , » Ini Pernyataan Resmi PBNU Pasca Aksi Demo 4 November 2016

Ini Pernyataan Resmi PBNU Pasca Aksi Demo 4 November 2016

Posted on Monday, 7 November 2016 | garis 19:54


Jakarta, Muslimedianews ~ Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan resmi menyikapi aksi damai bela Islam jilid II 4 November 2016 lalu. Pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Saiq Aqil Siroj usai menerima kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kantor PBNU, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Berikut pernyatan dan sikap resmi PBNU pasca aksi demo 4 November 2016:

PERNYATAAN DAN SIKAP RESMI PBNU PASCA AKSI DEMO 4 NOVEMBER 2016

"Saatnya Memenuhi Rasa Keadilan Masyarakat"

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد

Mencermati perkembangan siuasi dewasa ini, bersama ini kami tegaskan:

1. Sebagai bagian dari cara berdemokrasi yang beradab dan niat yang tulus untuk meluruskan etika kepemimpinan, kami mengapresiasi #AksiDamai411. Karena hakikat kepemimpinan adalah teladan yang baik (uswatun hasanah). Pemimpin tidak boleh berujar kalimat-kalimat kotor yang menimbulkan kontroversi bahkan melahirkan perpecahan. Pepatah mengatakan:
سلامة الإنسان في حفظ اللسان

“Keselamatan seseorang adalah dengan menjaga lisannya.”

Sekarang saatnya bagi kita untuk memperkokoh tali ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah (persaudaraan kebangsaan) bahkan ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan). Tidak tepat untuk menstigma bahwa #AksiDamai411 ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu. Lebih bijaksana bagi semua pihak hendaknya mengambil pelajaran dari #AksiDamai411 tersebut.

2. Tugas aparat keamanan adalah menindak pihak-pihak yang ingin menodai niat luhur dari #AksiDamai411. Adapun mengenai kericuhan yang ditimbulkan, kami tidak yakin bahwa itu dilakukan para pengunjuk rasa #AksiDamai411. Kami justru menengarai hal itu dilakukan oleh kelompok yang ingin merusak kemurnian dan niat suci dari tujuan gerakan Aksi Damai 4 November.

3. Menyayangkan kelambanan pemerintah dalam melakukan komunikasi politik dengan rakyatnya. Mendesak kepada pemerintah untuk segera melakukan dialog yang lebih intensif dengan seluruh lintas tokoh pemuka agama sehingga terbangun suasana yang kondusif.

4. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu, senantiasa membangun ukhuwah dan memperkokoh ikatan kebangsaan kita.

Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran yang paling berharga bagi kita sebagai bangsa agar tidak terulang di kemudian hari.

Allahu Akbar. NKRI Harga Mati.

وَاللهُ الْمُوَفِّقُ إِلَى أَقْوَمِ الطَّرِيْقِ
وَالسَّــــــــــــــلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jakarta, 7 November 2016

Ttd

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA
Ketua Umum

Ttd

DR. Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini
Sekretaris Jenderal



Sumber: Ngaji Yuk!


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News