Top News :
Home » » Jasa Ulama' Jepara Dalam Pemindahan Jasad Bung Tomo

Jasa Ulama' Jepara Dalam Pemindahan Jasad Bung Tomo

Posted on Monday, 14 November 2016 | garis 09:17

Muslimedianews.com ~ Hari Pahlawan tanggal 10 November, tidak bisa di lepaskan dari nama Bung Tomo, dan banyak orang yang tidak tahu kalau jenazah Bung Tomo tidak rusak “ masih utuh ‘ walaupun sudah dimakamkan sekitar 6 enam bulan.

Ketika Bung Tomo pada tahun 1981 menjalankan ibadah haji, pada tanggal 7 Oktober 1981 sa'at menjalankan wukuf lbeliau meninggal dunia lalu di makamkan di sekitar padang Arafah.

Pihak keluarga menginginkan agar jenazah Bung Tomo yang telah dimakamkan bisa dibawa pulang dan dimakam di Indonesia, pihak keluarga menulis ungkapan hati tersebut di Majalah Bangkit Pwnu Diy. Maka Simbah KH. Mudhoffar Fatkhurrohman Kriyan Kalinyamatan Jepara yang juga pengasuh PP. Ammar Nailun Najah Kriyan Kalinyamatan Jepara, berinisiatif mengirim surat kepada Kerajaan, pejabat dan juga ulama' Makkah yang intinya memohon ijin agar jenazah Bung Tomo bisa di bawa pulang.

Keinginan beliau ditolak karena menurut ulama’-ulama’ kerjaan Arab Saudi, haram hukumnya memindah jenazah yang telah dimakamkan, maka Simbah Mudhoffar Fatkhurrohman mengirim surat yang ke-2 kalinya dengan dilampiri dasar-dasar hukum dan pendapat para ahli fiqh tentang pemindahan jenazah, maka permintaan beliau dikabulkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Pada akhir bulan Januari 1982 jenazah Bung Tomo digali oleh keluarga, dengan didampingi dokter pribadi Bung tomo dan juga pejabat KBRI sa’at itu, pada sa'at pencarian dan akan digalian, hampir saja keliru, entah dari mana asalnya ada seorang penggembala yang bertanya dalam bahasa Arab : " Makam siapa yang anda cari?" maka d Jawab oleh keluarga : " Makam Bung Tomo ", Penggembala itu menjawab :”Itu bukan makam beliau, yang benar adalah makam ini", sambil menunjukkan kesebuah tempat. Lalu dia berkata: " Saya berani bersumpah, ini adalah makam Bung Tomo dan jika keliru maka congkellah mataku ini."

Lalu digalilah makam yang ditunjukkan oleh penggembala itu, benar jenazah Bung Tomo masih utuh, kuku, rambut masih menempel, bahkan kain kafan beliau tidak rusak, hanya pipi kanan beliau yang rusak sedikit.

Bung Tomo dimakamkan di Surabaya pada tanggal 3 Februari 1982
Allahu Akbar...Allahu Akbar ...!!!!

Narasi & Foto:  Gus Muhammad, pengasuh PP Nailun Najah, Jepara

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News