Top News :
Home » » PBNU Kecewa Demo Damai Umat Islam Berujung Ricuh

PBNU Kecewa Demo Damai Umat Islam Berujung Ricuh

Posted on Friday, 4 November 2016 | garis 22:17

Muslimedianews.com ~ Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj (Kang Said) menyayangkan demonstrasi 4 November oleh sedikitnya 24 ormas Islam berujung bentrok. Demonstrasi, kata Kang Said, harusnya sarana untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

"Bentrokan begini yang kita sayangkan, kita khawatirkan, dan kita takutkan. Ternyata kejadian juga," kata Kang Said kepada NU Online di kediamannya di Pesantren Kiai Haji Aqil Siroj (KHAS), Kempek, Cirebon, Jumat (4/11) malam.

Itulah kenapa PBNU tidak memperkenankan nahdliyin turun berdemonstrasi di lapangan.

Semestinya, kata Kang Said, peserta demonstrasi segera membubarkan diri setelah aspirasi mereka direspon pemerintah.

Kericuhan seperti ini jelas mencederai umat Islam.

"Alhamdulillah NU tidak mengerahkan massanya," tandas Kang Said.

Diberitakan sebelumnya dilaman NU Online, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas aksi yang berlangsung dengan relatif tertib dan damai. "Saya bersyukur dan mengapresiasi aksi yang berjalan dengan relatif tertib dan damai. Begitulah semestinya Muslim Indonesia, begitulah Muslim Indonesia yang orisinil," kata Kiai Said.

Namun adanya bentrokan diakhir-akhir aksi sangat disayangkan.

Kiai Said berpesan agar para pemimpin bisa menjaga lisan, sikap dan tindakan, sehingga hal seperti sekarang tidak terjadi lagi. "Pemimpin harus menjadi teladan bagi warganya baik dalam ucapan, sikap atau tindakan," kata beliau.

Terkait tuntutan massa aksi terhadap Ahok, Kiai Said, yang sebelumnya mengajak umat Islam Indonesia untuk memaafkan Ahok, meminta semua pihak menyerahkan penyelesaian kasus ke aparat kepolisian agar diproses secara hukum.

"Pak Ahok memang telah membuat tersinggung banyak orang Islam, tapi apakah sangkaan penistaan Qur'an benar atau tidak kita serahkan ke kepolisian untuk diteliti dan diselidiki lebih jauh. Dan kita semua nanti harus menghormati hasilnya."

Dalam pandangan Kiai Said, semua kekisruhan terkait Ahok ini tak lepas dari politik pilkada. Jika tidak ada pilkada mungkin tidak akan seperti ini. Kiai Said mengingatkan, keinginan menjadi presiden, gubernur, walikota atau bupati tak lain adalah untuk bisa memajukan bangsa dan negara, taraf hidup rakyat, tapi kalau dalam upaya mengejar tujuan itu ada kepentingan bangsa yang lebih besar yang dipertaruhkan sebaiknya keinginan itu ditimbang lagi. "Kalau saya mundur," kata Ketua Umum PBNU 2015-2020 tersebut

(Alhafiz K/SavicAli) sumber nu.or.id Red. Ibnu Manshur


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News