Top News :
Home » » Polri dan MUI Menilai Tak Perlu Lagi Ada Demo

Polri dan MUI Menilai Tak Perlu Lagi Ada Demo

Posted on Saturday, 19 November 2016 | garis 12:07

Muslimedianews.com ~ Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi No 51 Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18-11-2016). Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Ketua MUI KH Ma’ruf Amin dan jajaran. Kemudian kedua pihak melakukan pertemuan tertutup di lantai 2 Kantor MUI.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kasus yang menimpa Calon Gubernur DKI Jakarta (Petahana) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, adalah murni masalah hukum.

Untuk itu, KH Ma’ruf Amin menegasakan, Majelis Ulama mendukung langkah-langkah Polri dalam memproses masalah ini di ranah hukum.

“Dan Majelis Ulama, mungkin bersama yang lain, akan melakukan pengawalan,” tegas KH Ma’ruf Amin.

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan, dalam sistem hukum di Indonesia, dari Kepolisian perkara dugaan penodaan agama ini akan segera diserahkan ke Kejaksaan.

“Nanti Kejaksaan yang akan meneruskan sampai ke pengadilan. Itulah sistem hukum kita. Kita berharap, kasus ini secepat mungkin dapat naik ke persidangan. Sehingga masyarakat Indonesia dapat melihat masalah ini,” jelas Jenderal Pol Tito Karnavian.

Dengan demikian, jika tuntutan masyarakat murni pada proses hukum, Polri dan MUI mengimbau agar tak perlu lagi dilakukan unjuk rasa pada 25 November 2016 mendatang, apalagi dalam jumlah massa yang besar.


Karena, menurut Jenderal Pol Tito Karnavian, kalau demonstrasi dilakukan dalam jumlah yang sangat besar, akan sulit terkontrol, termasuk oleh pimpinan pendemo sendiri. Yang mana akan timbul psikologi massa yang mudah sekali dipicu, apalagi ada pihak-pihak ketiga yang mengambil kesempatan.

“Untuk itu, sebaiknya kalau akan melakukan demo, tolong demonya dibatasi. Sehingga mudah untuk dikontrol oleh pimpinan mobilisasi, pimpinan demo. Jangan sampai melakukan aksi anarkis, kasihan rakyat Indonesia, kasihan masyarakat Jakarta, kasihan masyarakat yang membutuhkan ketenangan, ketenteraman,” Kapolri menambahkan.

Selain itu, MUI juga menegaskan, bahwa jika ada aksi unjuk rasa lagi pada 25 November 2016 mendatang, itu tak ada kaitannya dengan MUI atau dengan bahasa lain demo itu di luar tanggung jawab MUI.

Demo yang mengkalim sebagai aksi bela Islam III, ternyata bukan dijadwalkan 25 November tetapi dijadwalkan pada tanggal 2 Desember 2016.

sumber Tribratanews.com

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News