BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Wednesday, April 05, 2017

Bid'ahkan Maulid Nabi, Zakir Naik bukan Ahli Fikih

Muslimedianews.com ~ Mengharapkan Zakir Naik berpendapat bahwa memperingati Maulid Nabi itu boleh? Itu mimpi! Zakir Naik itu bukan Ketua Forum Bahtsul Masaail. Dia juga bukan ahli fikih. Zakir Naik itu adalah pengkaji perbandingan agama. Itu pun cuma sekitar teks-teks kitab suci. Zakir Naik tidak pernah masuk kepada pembahasan yang lebih dalam, seperti mengkaji dilaalatul nushus, sebagaimana yang ada di Ushul Fiqih. Dengan metode seperti itu, Zakir Naik tidak akan mungkin mengatakan bahwa memperingati Maulid Nabi itu boleh.

Tapi, apa yang dilakukan oleh Zakir Naik itulah yang diinginkan mayoritas muslim yang awam ilmu agama Islam. Kita tidak bisa memperlakukan bahwa semua muslim itu seperti santri pondok pesantren yang memahami kitab kuning.

Mayoritas mereka adalah orang-orang yang sedang pelajari "kutubussittah" (kitab Iqro yang enam). Memahami wajibnya sholat lima waktu pun baru kemarin. Mereka mendambakan penjelasan bagaimana menguatkan keyakinan bahwa Islam itu benar agama pilihan mereka. Bukan ormas atau partai yang menjadi agama.

Justru yang sudah memahami ilmu agama itu yang seharusnya bijak menyikapi pandangan Zakir Naik tadi. Memberi catatan kritis dengan cara yang santun adalah sikap yang diinginkan umat. Bukan kemudian mengambil posisi head to head, yang membuat kalangan awam menjadi semakin bingung. Sebab, makin tidak jelas sikap orang yang mempunyai ilmu, semakin mendorong kalangan awam untuk mengambil pilihan ekstrem. Jika sudah seperti itu, apa iya ocehan nyinyir akan membuat mereka insyaf?

Ust. Abdi Kurnia Djohan

« PREV
NEXT »

No comments