Top News :
Home » » Bijak, NU Babel Imbau Masyarakat Teliti Maknai Berita

Bijak, NU Babel Imbau Masyarakat Teliti Maknai Berita

Posted on Tuesday, 18 April 2017 | garis 07:18

Muslimedianews.com ~ Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Cabang Bangka Belitung KH Agus Erwin meminta masyarakat harus cermat dalam memilah serta melihat suatu berita.

Menurutnya, tak dipungkiri dalam sebuah pernyataan yang disampaikan, bisa saja diubah atau ditiadakan makna dan maksudnya untuk suatu kepentingan.

Hal ini dinyatakannya dalam jumpa pers yang digelar di Kantor PWNU Babel, Sabtu (15/4) kemarin.

Pernyataan ini disampaikan terkait adanya pernyataan sikap PWNU Babel yang terbit di sebuah media baru-baru ini.
Ketua PW NU Babel, KH. Agus Erwin (tengah) didampingi Sekwil PW NU Babel, Firmansyah, dan Ketua Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum NU Babel, Yulianis, SH saat menggelar jumpa pers di Kantor PW NU Babel pada Sabtu (15/4).
Menurutnya hal tersebut awalnya baik, tetapi ditengah perjalanan menjadi masalah.


"Saya sebetulnya ingin masyarakat tahu bahwa yang namanya masiroh panji Rasulullah itu urusan agama, tetapi khilafah urusan politik," ujarnya di hadapan awak media.

Dipaparkannya, bermula ketika pihaknya ditanya bagaimana sikap NU terkait masiroh panji Rasullulah.

Kemudian disampaikan bahwa, NU harus memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan urusan agama, tidak dipermasalahkan mengajak dan mendukungnya.

"Karena masiroh inikan artinya perjalanan, panji Rasulullah itu bendera Rasulullah. Secara luas artinya perjalanan mengusung bendera Rasulullah, disini juga jelas bagian dari kalimat Syahadat," papar Agus Erwin.

Ditambahkannya, lalu ditekankan adalah khilafah, ini adalah soal lain yang berbeda. Yaitu politik, kenegaraan juga pemerintahan, bukan lagi keagamaan.

"Saya terkaget-kaget muncul di koran lokal bahwa H. Agus Erwin ketua PWNU Babel memberikan pernyataan... yang intinya masyarakat bisa baca sendiri," ucapnya.

Menurut KH. Agus Erwin, sebetulnya pernyataan di media tersebut bukan dikatakannya, tetapi sudah banyak yang diubah. Begitu juga dengan foto dan pernyataannya itu tidak ada relevansinya.

"Bagaimana kita memulai panji Rasulullah jika diawali dengan kebohongan, ini yang menjadi keberatan saya, dan saya mengimbau masyarakat supaya cermat terhadap hal-hal seperti ini," ucap Ketua PWNU Babel ini.

Ditegaskannya, hal ini jelas akan membawa citra NU menjadi kurang nyaman.

"Kami akan membicarakan hal ini di internal untuk menindaklanjutinya. Apa yang harus dilakukan agar tidak berulang-ulang dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu," tegasnya.

KH Agus Erwin menambahkan, pihaknya juga telah menerima sejumlah perwakilan terkait adanya pernyataan yang muncul di media.

Ia menyatakan secara pribadi memaafkan apa yang telah terjadi.

"Sebagai muslim, kita harus memaafkan. Namun secara lembaga, saya harus bersikap, karena ini menyangkut institusi," kata Agus Erwin.

Meskipun demikian ia mengaku akan melakukan pertemuan dengan pengurus PWNU dan PCNU serta Banom untuk memberi penjelasan terhadap sikap organisasi. (n7/tea/tribunnews.com)

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News