Top News :
Home » , » Cerita Dibalik Kegiatan HT di Masjid Al-Akbar Surabaya

Cerita Dibalik Kegiatan HT di Masjid Al-Akbar Surabaya

Posted on Wednesday, 5 April 2017 | garis 10:56

Muslimedianews.com ~ Beberapa waktu lalu, Hizbut Tahrir ingin show of force di Surabaya, dilingkungan NU, melalui kegiatan yang mereka sebut sebagai Masirah Panji Rasulullah (Mapara), atau pawai dengan membawa bendera mereka yang diklaim sebagai bendera Rasulullah.

Kegiatan mereka yang notabene anti-NKRI tersebut dihentikan oleh Banser. Tidak ada perlawanan dari Hizbut Tahrir, mereka memilih bubar.

Dalam situsnya, HT mengaku mengalah agar tidak terjadi bentrok sesama muslim. Tetapi, pengakuan Hizbut Tahrir itu tentu hanyalah usaha penggiringan opini seakan mereka diposisi yang benar. Sebab, pemicu utama (biang kerok) adanya reaksi dari Banser adalah Hizbut Tahrir sendiri.

Soal pengakuan mereka mengalah, itu wajar, sebab kegiatan itu hanya didominasi oleh remaja dan ibu-ibu dan anggota-anggotanya memang tidak memiliki "power". Kondisi itu tidak mungkin untuk berhadapan dengan Banser. Mereka tidak punya kekuatan untuk saat ini. Banser pun tidak akan melakukan tindakan kekerasan, sebab mereka sebatas memberhentikan kegiatan Anti-NKRI tersebut.



Dibalik kegiatan mereka ada cerita menarik berikut ini:
Ada cerita menarik ketika saya pengamanan kegiatan HTI di masjid Al Akbar surabaya hari minggu kemarin.

Pertama, ketika saya ketemu rombongan dari malang, dan saya ngobrol dengan 2 orang dari rombongan tersebut, setelah panjang lebar ngobrol dari mana dsb, akhirnya saya memberanikan diri bertanya seputaran kegiatan tersebut . Dan anehnya, 2 orang tersebut bahkan tidak tahu klo itu acara dari HTI. Mereka cerita klo mereka sama rombongannya awalnya dikasitau klo akan diajak ziaroh ke makamnya mbah sunan ampel, dan ada istigozah bareng 'ulama dimasjid agung.

Kedua, saya ngobrol dengan rombongan ibu-ibu dari daerah Bojonegoro. Dan hasilnya, ternyata kejadiannya sama, mereka tidak tahu acara apa, mereka hanya dikasitau klo diajak ziaroh ke makam mbah sunan ampel dan ada istigozah bareng ulama.

Ketiga, ada rombongan ibu-ibu dari daerah Ngawi, yang ketika saya tanya, langsung dijawab oleh mbak-mbak nya yang dari HTI dengan jawaban " dari pada nganggur dirumah pak, mending refreshing biar tau surabaya "

Sekian dan Terimakasih...
~Imam Al Maba~


Foto: tribun

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News