BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Wednesday, April 05, 2017

Gambaran Cikal-Bakal ISIS dalam Risalah Hasan al-Banna

Muslimedianews.com ~ ISIS merupakan kelompok radikal yang kesadisannya tidak bisa diterima oleh akal sehat manusia. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ISIS sangat radikal, darimana pemikiran radikal itu mereka peroleh, apa yang menginspirasi mereka ?.

Seorang ulama Al-Azhar ternyata secara gamblang mengungkapkan muara daripada paham radikal kelompok-kelompok Islam yang berkembang saat ini. Syaikh Usamah Sayyid Azhari yang mengkritik habis pemikiran radikal Sayyiq Qutb yang terdapat didalam bukunya "Fi Dzilalil Qur'an", mengungkapkan bahwa posisi Sayyid Qutb sebenarnya memperluas pemikiran daripada Hasan al-Banna.

Secara singkat, bisa digambarkan seperti skema singkat berikut :
Hasan al-Banna (benih) -> Sayyid Qutb (penjelas dan penabur) -> berbuah ISIS
Didalam kitabnya al-Haqqul Mubin yang disudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Syaikh Usamah Azhari menjelaskan sebagai berikut : (kutip)
***
Benih pemikiran (radikal) ini sudah ada pada sosok Hasan al-Banna, sebagaimana yang ia dedahkan dalam "Risalah al-Mu'tamar al-Khamis ( رسالة المؤتمر الخامس)". Kemudian perbincangan mengenai hal ini semakin meluas di tangan Sayyid Qutb dalam "Fi Dzilalil Qur'an". Kemudian benar-benar menjadi sebuah kerusakan di tangan ISIS dalam "Idarah al-Tawahhusy".

Disini saya ingin menegaskan bahwa "Risalah al-Mu'tamar al-Khamis" karya Hasan al-Banna merupakan sebuah pemikiran yang sangat tidak populer. Penuh dengan nuansa psikologi yang tidak stabil, penuh dengan pertikaian dan benturan. Di dalamnya seakan-akan anda melihat gambaran cikal-bakal ISIS. Karenanya perlu dilakukan studi kritik yang lebih luas terhadap pemikiran-pemikiran Hasan al-Banna, yang menjelaskan semangat dan sikap reaktif didalamnya. Yang pada akhirnya melahirkan nalar berpikir Ikhwanul Muslimin secara utuh, dan menjadi dasar lahirnya pemikiran radikal yang terkandung didalamnya.
***

Ibnu L' Rabassa
« PREV
NEXT »

No comments