Top News :
Home » » Kajian Lakpesdam Pontianak: HTI Anti NKRI

Kajian Lakpesdam Pontianak: HTI Anti NKRI

Posted on Monday, 17 April 2017 | garis 15:44



PONTIANAK, NUKHATULISTIWA - Terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalbar yang akan menggelar Masirah Panji Rasulullah atau pawai memperkenalkan simbol-simbol rasul, Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pontianak belum lama ini telah membuat suatu kajian.

Pertama, Ketua Lakpesdam NU Kota Pontianak, Budiyono menyebutkan, aspek yuridis yang telah dirangkum antara lain HTI bertentangan dengan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Keormasan Bab II Pasal 3. Kedua, pernyataan mendagri di detiknews.com (4/4/2017), bahwa HTI tidak terdaftar di kemendagri. Ketiga, dalam buku Peraturan Hidup dalam HTI secara jelas telah menggagas negara khilafah. Keempat, pernyataan dalam website resmi HTI menyatakan, tujuannya secara gamblang bahwa kehidupan ini harus berada di bawah naungan Daulah Islamiyah atau Daulah Khilafah. Sedangkan pada aspek faktualnya, kata Budi, tiap bulan Rajab HTI selalu melakukan kegiatan yang bertujuan memperingati keruntuhan khilafah.

Kedua, pernyataan provokatif "Indonesia pasti lebih baik dengan syariah dan khilafah", tanggal 6 April 2017 di Kudus, Jawa Tengah. Dan ketiga, aksi di Surabaya, Jawa Timur (2/4/2017).

Berdasarkan pertimbangan ini, terang Budi, Lakpesdam NU menyatakan sikap menolak gagasan khilafah karena dapat memuncul perpecahan dan keutuhan NKRI. Dan menolak menolak segala kegiatan HTI dan ormas lainnya yang menyebarkan konsep khilafah yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

"Menuntut aparat agar tegas menindak kegiatan yang anti NKRI. Mengimbau pengikut HTI dan ormas lainnya yang menyebarkan khilafah, agar kembali ke Pancasila dan UUD 1945," sebutnya. (mks/cil)
TEST

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News