Top News :
Home » » Transkip Lengkap Video Kontroversi Ust. Abdus Somad dan Islam Rahmatan Lil Alamin, disertai Klarifikasi

Transkip Lengkap Video Kontroversi Ust. Abdus Somad dan Islam Rahmatan Lil Alamin, disertai Klarifikasi

Posted on Tuesday, 9 January 2018 | garis 15:10

Muslimedianews.com ~ Ust. Abdus Somad belakangan sangat populer di jagat sosial, ceramah-ceramahnya langsung merebak di Youtube dengan label TAFAQQUH. Kepopulerannya juga tidak lepas daripada kontroversi yang berkembang di masyarakat. Mulai dari latar belakang dirinya sampai pendapat-pendapat mengenai berbagai hal.

Banyak beredar latar belakang Ust. Abdus Somad adalah NU dan ada pula yang mengatakan sebagai Al Washliyah karena pernah mengeyam pendidikan di sekolah tersebut. Begitu pula ada yang mengatakan telah menjadi anggota HTI karena pernah berorasi untuk Hizbut Tahrir dan hadir dalam kegiatan HTI serta mendukung tegaknya Khilafah. Tetapi Ust. Abdus Somad telah membantah bahwa dirinya bukan HTI.

Dari beberapa pernyataan Ust. Abdus Somad, nampaknya ia lebih cenderung kepada pandangan politik Ikhwanul Muslimin (IM) yang didirikan oleh Hasan Albanna. IM memiliki kemiripan dengan Hizbut Tahrir, bahkan sama-sama memiliki tujuan akhir Khilafah Islamiyah, namun perbedaannya dalam metode menegakkan. HT cenderung bergerak diluar pemerintahan, sementara IM melebur kedalam sistem pemerintahan dan membentuk partai. Di Indonesia, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dianggap sebagai kepanjangan tangan IM, disamping juga ada organisasi yang bernama IMI (Ikhwanul Muslimin Indonesia).  Hal yang juga menguatkan pandangan tersebut adalah latar pendidikan Ust. Abdus Somad ketika berada di Mesir, mungkin saja sedikit banyak berinteraksi dengan orang-orang IM.

Diluar semua itu, semua pihak mengakui bahwa Ust. Abdus Somad adalah Ahlussunnah wal Jama'ah bahkan disebut-sebut sebagai bagian dari NU. Yang didakwahkan pun merupakan penguatan amaliyah yang ada di lingkungan NU, sehingga membuat kalangan Wahhabi juga merasa gusar dengan sepak terjang Ust. Abdus Somad. Sementara Hizbut Tahrir lihai memanfaatkan situasi tersebut meskipun HTI sendiri tidak sependapat dengan Ust. Abdus Somad mengenai partai politik.

Tulisan ini selebihnya hanya memuat transkip dari pidato Ust. Abdus Somad dalam kegiatan Muktamar HTI di Riau pada tahun 1437 H.

Selain kehadiran Ust. Abdus Somad dalam kegiatan HTI yang kontroversial, juga materi pidato Ust. Abdus Somad mengandung kontroversi dimasyarakat. Yang paling kontroversi adalah saat Ust. Abdus Somad mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak dapat mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin.

"...karena dia (Nabi Muhammad) HANYA SHALIH untuk dirinya sendiri, sholih untuk Khadijah (istrinya), shalih untuk Ruqayyah, shalih untuk Fatimah, TAPI TIDAK UNTUK Rahmatan Lil Amiin..."
 Berikut selengakapnya, dan tonton pula videonya :

****
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Alhamdulillah wa shalatu wassalamu ala Rasulillah wa ala alihi wa shahbihi wa man walah, .........

Islam rahmatan lil alamiin.

40 tahun lamanya dia (Nabi Muhammad) hidup menjadi seorang laki-laki yang shalih, tapi untuk mewujudkan Rahmatan Lil Alamin TIDAK AKAN TERWUJUD, kenapa ? karena dia (Nabi Muhammad) HANYA SHALIH untuk dirinya sendiri, sholih untuk Khadijah (istrinya), shalih untuk Ruqayyah, shalih untuk Fatimah, TAPI TIDAK UNTUK Rahmatan Lil Amiin, karena dia (Nabi Muhammad) shalih untuk istri dan anaknya .

Turun wahyu kepadanya 13 tahun lamanya,  DAPATKAH DIA MEWUJUDKAN Rahtaman Lil Amiin? TIDAK, karena dia terkekang, dikekang oleh orang-orang yang tidak senang kepada wahyu yang ia terima. Maka Rahmatan Lil Alamiin TIDAK TERWUJUD diatas muka bumi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Masuk Islam orang-orang yang kaya, orang-orang yang berpuasa, orang-orang yang diberikan Allah SWT usia muda, tapi TETAP JUGA dia tidak dapat mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamiin.

KAPAN rahmatan lil alamiin itu baru dapat diwujudkan? BUKAN DENGAN KENABIAN, BUKAN DENGAN AL-QUR'AN DITANGAN, tapi setelah TEGAKNYA khilafatun Nubuwwah.

TIDAK AKAN ADA YANG DAPAT mewujudkan RAHMATAN LIL ALAMIIN, selain daripada Khilafatun Nubuwwah, Khilafah ala Minhajin Nubuwwah.

Jika seluruh umat ini tidak mempedulikan khilafah ini, maka dia suka menyia-nyiakan pesan nabinya, Muhammad SAW, karena Nabi mengatakan:

 من يعيش بعدي فسيرى اختلافا كثيرا ، فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين عضوا عليها بالنواجذ

siapa yang hidup sesudah aku nanti, dia akan melihat Ikhtilafan Katsiran, akan banyak ikhtilaf, akan banyak firqah dan kelompok, maka kalian kata Nabi, aku pesankan 'Alaikum Bisunnati, ikuti sunnahku, wa sunnatil Khulafair Rasyidin, kenapa dia sebut Khulafa'? karena yang dia inginkan adalah KHILAFATUN NUBUWWAH yang dijanjikan oleh Allah dan Rasul SAW, alaikum bisunnati ikuti sunnahku wa sunnatil khulafair rasyidin al mahdiyyina min ba'di, jangan kalian pegang dengan tangan, mungkin dia akan lepas, ... gigitlah dengan gigi geraham. Petir menyambar, apapun yang terjadi, obatnya boleh kuat, anginnya boleh kencang, kalau gigit pakai gigi geraham, dia tidak akan lepas sampai selamanya.

Hari ini, pesan inilah yang disia-siakan, pesan ini yang tidak dilaksanakan, ADA SEKELOMPOK UMAT yang masih istiqamah memegang ini, lalu kalau ada orang yang tidak tamat mengikutinya, andai kau belum sanggup untuk menegakkan kebenaran, paling tidak jangan engkau turun dalam kebatilan (4:18),

DOSA TERBESAR UMAT INI bukanlah minum Khamr, karena dia akan mabuk untuk dirinya sendiri, andai ada orang BERZINA, mungkin mudlarat itu hanya untuk dua orang dan dua keluarga besar, tetapi ketika khilafah ini disia-siakan, maka TAK TERWUJUDNYA Rahmatan Lil Alamin, dirasakan oleh dari sejak mulai ikan lumba-lumba yang dipertontonkan ditengah anak-anak yang mestinya mereka mendapatkan keadilan sampai kepada anak yatim, dalam kepada anak yang dalam fitrah, sampai kepada alam semesta, tidak mendapatkan Islam Rahmatan Lil Alamin. APA SEBABNYA? sebab karena tidak tegaknya Khilafah.

Satu-satunya jalan adalah menegakkan apa yang sudah ditegakkan oleh Sayyidina wa Maulana Muhammad SAW, yang diteruskan oleh Sayyidina Abu Bakar, Umar, Utsman wa Ali, wa kullish shahabati Rasulillah Ajma'in. Sampai akhirnya itu diangkat oleh Mustofa Kemal Attaturk pada tahun 1924, SEJAK ITU UMAT ISLAM TERCERAI BERAI, berkeping, hancur, seperti anak yatim kehilangan induk.

Maka hari ini jika ada orang yang mengatakan Rahmatan Lil Alamin, sanggupkah istrimu mengatakan Islam Rahmatan Lil Alamin jika matanya lebih banyak melihat sinetron daripada al al Qur'an, sanggupkan anak-anakku mengatakan Islam Rahmatan lil alamin kalau otaknya kepalanya sudah dicuci, dimainkan oleh game online, playstation, sanggupkah ulamaku mengatakan Rahmatan lil alamin kalau kepalanya sudah diisi Liberalisme, Sekulerisme. Sanggupkah umaro' ku mengatakan Rahmatan lil alamin kalau didalam kepalanya bercengkrama DEMOKRASI LIBERAL SEKULER yang datang dari barat. Maka satu-satunya adalah kembali kepada ajaran Islam Taraktu Fikum Amraini yang kutinggalkan kepada kalian tidak banyak, hanya dua saja, Kitabullah wa Sunnati, Kitaballah Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW. Jika kamu tidak paham, tidak mengerti, Fas'alu ahlad dzikri tanya orang yang tau, tanya orang yang paham in kuntum la ta'lamun.

Kehadiran Hizbut Tahrir Indonesia INGIN MERANGKUL BUKAN MEMUKUL, ingin MENGAJAK BUKAN MENGEJEK semua golongan lapisan masyarakat yang kaya dengan hartanya, yang ulama dengan ilmunya, tokoh adat tokoh masyarakat ..., semuanya bertujuan untuk satu, TEGAKNYA SYARIAT ALLAH. Jika menolang agama Allah, In Tanshurullah kalau kamu tolong agama Allah ini, Yanshurkum maka Allah akan menolongmu, wa Yutsabbit aqdamakum dia akan menegakkan kakimu diatas agamanya. Tiap hari kita mengatakan Ya Muqallibal Qulub wahai engkau yang membolak-balikkan hati Tsabbit Qalbi kokohkah hatiku dalam agamamu, tapi tak pernah sekali pun kita tolong agama Allah, jangan pernah bermimpi Allah akan kasian kepada kita, Allah akan bangkitkan kita dalam penyesalan panjang, maka tolonglah agama Allah dengan apa yang kita mampu, terima kasih, wassalamu 'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.
***

Demikian transkip pidato Ust. Abdus Somad yang menuai kontroversi. Maka bayangkan jika mislanya satu kalimat saja " DAPATKAH DIA MEWUJUDKAN Rahtaman Lil Amiin? TIDAK," dibawakan oleh Prof. Quraish Shihab, atau KH. Said Aqil Siraj atau lainnya. Wallahu A'lam.



Beredarnya video Ust. Abdus Somad yang menuai kontroversi itu juga diklarifikasi oleh Ust. Abdus Somad. Berikut klarifikasi yang beredar, serta pernyataan bahwa dirinyta bukan HTI :

KLARIFIKASI SAYA TENTANG CERAMAH ‘RAHMATAN LIL ‘ALAMIN’..
Oleh: Abdul Shomad, Lc. MA.

Firman Allah dalam Al-Qur’an:

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوْا أَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلىَ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِيْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila datang kepada kalian orang fasiq dengan membawa berita (baik orangnya yang fasiq maupun substansi beritanya yang fasiq), maka PERIKSALAH DAN TABAYYUNLAH dahulu dengan teliti, agar kalian tidak menuduh suatu kaum dengan kebodohan lalu kalian menyesal akibat perbuatan yang telah kalian lakukan.” (QS. Al Hujurat ayat 6).

Terkait video ceramah saya bertajuk khilafah islamiyyah & rahmatan lil alamin yang dipotong-potong oleh sejumlah fihak yang tak bertanggung jawab sehingga beberapa hari ini menjadi bahan perbincangan dan mengundang fitnah serta tuduhan keji kepada diri saya, maka saya mohon maaf jika klarifikasi ini terlambat saya berikan. Karena selama umroh, saya tidak membeli nomor baru Saudi Arabia dan tidak isi pulsa. Khawatir tergoda internet. hanya pakai wifi hotel saja.

1=> Saya bukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan tidak pernah tercatat sebagai anggota resmi HTI. Video pertama itu bertempat di depan masjid raya An-Nur provinsi Riau. Dihadiri banyak tokoh lintas ormas dan semua memberikan orasi 5-10 menit. Saya diundang sebagai da’i dari luar HTI. Orasi saya seputar urgensi politik Islam. Sedangkan Video kedua yaitu di hotel Pangeran Pekanbaru. Dihadiri tokoh lintas ormas. Lagi-lagi saya di undang sebagai DA’I DILUAR HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI).

2=> Isi tausiyah video 8 menit itu tentang politik Islam. Inti yang saya sampaikan adalah bahwa usia nabi dibagi tiga, yaitu:

40 tahun sebagai seorang dalam persiapan kenabian (belum memegang kekuasaan)

13 tahun di Makkah fase kenabian; tetapi lemah dan tertindas. Bilal Bin Rabah disiksa, Sumayyah wafat sebagai syahid, Shuhaib terusir. dll Radhiyallahu’anhum Ajma’in..

10 tahun di Madinah setelah memiliki kekuasaan. Barulah terwujud pemerataan keadilan dgn bahasa al-Qur'an: rahmatan lil'alamin.

3=> Fiqih Islam itu banyak aspek.
Ada fiqih/aspek ibadah, yaitu: sholat, zakat, puasa, haji, dll. Ada fiqih mu'amalah, yaitu: jual beli, gadai, hutang piutang, dll. Ada fiqih munakahat, yaitu: nikah, thalaq/cerai, zhihar, li'an, dll. Dan ada fiqih/aspek politik, yaitu: syarat pemimpin, dll. Nah, dalam membahas aspek politik Islam ini ulama menggunakan banyak istilah. Panjang lebar dibahas Imam al-Mawardi yang wafat pada tahun 450 H dalam kitabnya Al-Ahkamus Sulthaniyyah, begitu juga Syaikh Al-'Allamah Yusuf Al-Qaradhawi dalam kitabnya Min Fiqhid Daulah, sampai Ustadz Sulaiman Rasjid dalam Fiqih Islam. Yang diantara macam-macam istilah yang digunakan mereka ialah:

- As-Siyasah as-Syar'iyyah
- Al-Imamah
- Al-Khilafah
- Ad-Daulah
- Yang dimaksud adalah aspek politik dalam Islam.

4=> Yang selalu saya sampaikan adalah pendapat moderat Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi dalam kitab ‘Min Fiqhid Daulah’. Bahwa ketika mencoblos maka itu adalah persaksian di hadapan Allah Ta’ala bahwa kita bersaksi memilih pemimpin dan wakil kita. Jangan lupa diantara dosa terbesar adalah kesaksian palsu.

5=> Dalam ilmu hadits ada yang disebut dengan al-Jam’u wat Taufiq (الجمع والتوفيق) yaitu mengkombinasikan dan mengkompromikan beberapa hadits tentang suatu masalah. Begitu juga hendaknya sikap kita menyikapi beberapa potongan video, tulisan, atau pernyataan dari seseorang agar dapat pemahaman yang utuh.

6=> Kata mereka, “Abdul Shomad menghina Nabi Muhammad”.

Walhamdulillah, saya adalah Alumni Darul Hadits yang belajar hadits-hadits Nabi. Dari tahun 2008 pulang ke Indonesia mengajar hadits. Di UIN mengampu mata kuliah hadits. na’udzubillah kalau saya menghina Rasulullah. Please deh !!

7=> Insya’ Allah saya dapat menjelaskan pada ikhwah sudaghe-sedulur-sederek-sedoyo-halak -hita-sasudena yang gagal faham. Tapi saya tidak akan pernah mampu memberikan penjelasan pada orang-orang yang memang mengambil kesempatan dengan gagal faham.

8=> Biasanya efek fitnah-fitnah begini orang makin simpati, lovers dan followers makin bertambah (walau saya tak mengharap itu). Saya sudah cukup ribet dengan popularitas ini. Ke mall saya terpaksa pakai topi pet. Itu pun ketauan juga. Di airport saya sering hampir ketinggalan pesawat gara-gara lovers minta photo. Jadi tolong, belilah paket 4 GB. Tonton video-video saya secara tuntas. Kalau gak faham, ya tanya.! Gitu aja kok repot..

Semoga Allah Ta’ala selalu membimbing hati kita. Aamiin..

--


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News