Top News :
Home » » Cholil Nafis: Bagaimana Hukum Nikah lewat Video Call?

Cholil Nafis: Bagaimana Hukum Nikah lewat Video Call?

Posted on Monday, 30 April 2018 | garis 09:48


Dunia benar-benar berubah di era digital ini. Dulu banyak hal yang hampir dibilang tak mungkin tapi sekarang sangat mungkin. Dulu mana ada orang yg bisa diskusi via genggaman tangan (gadget) melintasi berbagai negara. Bahkan mana mungkin orang bisa bicara terbuka dan saling memandang muka di layar dari tempat yang berada diantara belahan dunia.
Kini akad nikah bisa dilangsungkan via telpon, chat bahkan video call. Baru-baru ini ada peristiwa seorang Polwan (Nova) sebagai mempelai putri tak hadir di tempat akad nikah tapi ia bisa menyaksikan di layar laptop saat akad nikah. Bahkan kini terjadi antara kedua mempelai dan wali di tempat berjauhan berada di tempat berbeda tapi disambungkan dg teknologi.
Jelas hukum akad nikah yang dilakukan oleh wali mempelai perempuan (seperti Polwan Nova) dengan calon suaminya adalah sah. Karena rukun akad nikah saat ijab qabul tak mensyaratkan hadirnya mempelai perempuan di majlis akad. Cukup wali dan mempelai pria yang hadir di majlis untuk melakukan akad nikah.
Lalu bagaiman dengan hukum akad nikah yang dilakukan melalui vedeo call atau sambungan internet lainnya karena tempatnya berjauhan antara wali dengan calon mempelai putra? 
Ada dua pendapat, Pendapat pertama yang diantaranya disampaikan oleh Dr. Wahbah al Zuhaili memperbolehkan akad nikah yang berjauhan melalui sambungan kamera. pendapat kedua ditetapkan oleh Majma’ Fiqh al Islami, tak boleh akad nikah melalui sambungan video karena khawatir tidak valid dan tidak satu majelis.
Saya sependapat dengan yang memperbolehkan akad nikah via vedeo call yang tempatnya berjauhan. Sebab, Ijab qabul akad yang disyaratkan satu majelis dapat dipenuhi, yaitu menjawab ijab dengan qabul tanpa terputus oleh waktu yang lama. Bahkan bisa melihat langsung tanpa mungkin dipalsukan.
Berkenaan dengan saksi juga bisa menyaksikan langsung pada proses ijab dan qabul dalam akad dan dapat melihat dengan jelas jika ada manipulasi mempelai atau wali saat proses akad.
M. Cholil Nafis, Lc. Ph D. 
Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Depok
TEST

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News