BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Saturday, May 26, 2018

Ulama dan Muspika Curug Bersatu Jaga Keamanan WIlayah dari Ancaman Radikal dan Teroris


Tangerang-MMN, Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pengaruh radikalisme dan ancaman terorisme, menjadi agenda utama Nahdliyyin di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (25/5/2018).
Hal ini terungkap saat buka puasa bersama dan konsolidasi Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Curug yang dihadiri tokoh Ulama sepuh dan beberapa pengasuh pondok pesantren, jajaran Kapolsek serta dari unsur Gerakan Pemuda Ansor dan Banser yang digelar di rumah makan Pondok Bambu, wilayah setempat.
Untuk penguatan organisasi, MWC NU Curug juga akan mengundang ulama kharismatik Maulana Habib M Luthfi dari Pekalongan pada pelantikan dan Halal Bihalal mendatang. Selain itu terus mengedepankan nilai-nilai ahlusunnah waljamaah dengan melakukan plangisasi Nahdlatul Ulama (NU) di setiap ranting atau pengurus kelurahan.
Tak hanya itu, terungkap dalam kesempatan itu, tentang radikalisasi yang mengarah tindakan teroris oleh kaum tengah atau urban yang belajar agama dari internet dan bersifat transaksional. Karenanya, ulama dan Nahdliyyin Curug secara bersama-sama melawan pengaruh luar yang mengancam NKRI tersebut.
Dalam kesempatan itu Rois Syuriah MWC NU Curug KH Hafis Gunawan SPd, mengatakan bahwa kegiatan yang dihadiri Kapolsek Curug dan ulama sepuh seperti KH Babay, KH Mustofa, kaum muda serta Nahdliyyin bersatu padu dalam rangka mempererat silaturrahmi.
“Kegiatan ini sebagai silaturrahmi Ulama dan antar pengurus MWC NU dan nahdliyin serta pengurus ranting yang terdapat di desa atau kelurahan yang ada di Kecamatan Curug, terlebih menjelang pelantikan pengurus pada 20 Juli mendatang,” papar KH Hafis Gunawan.
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khaer itu menambahkan, acara yang dihadiri Ulama sepuh seperti KH Babay dan KH Mustofa ini ingin menegaskan bahwa NU dalam kontek berbangsa dan bernegara NU memilih jalan politik kebangsaan bukan politik kekuasaan dalam naungan dan bingkai NKRI.
Sementara itu, Ketua Tanfidziah H Fahmi Irhami MHum, didampingi Sekretaris MWC NU Kecamatan Curug Asdiansyah SH, mengatakan, acara buka bersama dilakukan dalam kerangka konsolidasi dan memjalin ukhuwah anatar ulama dan nahdliyin serta jajarana pemerintah yang ada di Curug.
“99 persen ulama dan penduduk asli Curug yang bernaung di bawah Nadllatul Ulama. Semuanya kompak dengan adanya silaturrahmi dan konsolidasi bersama beberapa ulama seperti KH Babay dan KH Mustafa serta KH Hafiz selaku ulama muda,” ungkapnya.
« PREV
NEXT »

No comments