BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, August 13, 2018

Ma'Huan Terkenal Dengan Sunan Ampel

Muslimedianews.com ~ Buku berjudul "Ma'Huan Terkenal Dengan Sunan Ampel" ini menjadi menarik dan penting, karena 6 tahun kemudian (1968) keluarlah buku sangat penting yang berpaham sama, karya begawan sejarah Indonesia, Prof. Raden Benecditus Slamet Muljana berjudul "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara Islam di Nusantara".

Buku ini segera dilarang oleh pemerintah orde baru, karena memuat pendapat bahwa sebagian dari Wali Sanga berasal dari Tiongkok. Orde Baru beralasan semua yang berbau Tiongkok adalah komunis dan musuh, apapun alasannya.

Semua hubungan baik antara Nusantara dan Tiongkok harus dikubur dalam-dalam. Apalagi, kala itu hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Tiongkok telah putus. Semua yang berbau Tionghoa, harus dilenyapkan!

Jangankan yang memiliki hubungan dengam Islam, Konghucu-pun diberangus! Perayaan Hari Besar Etnis Tionghoa dilarang! Dan hebatnya, semua dipaksa untuk bungkam, selama 32 tahun kekuasaan orde baru.

Buku-buku ini menjadi saksi dan korban dari kejahatan orde baru, yang ingin dan telah berhasil memecah belah anak bangsa. Orde Baru begitu takut jika masyarakat penganut Islam mengetahui peran Tionghoa dalam sejarah masuknya Islam ke Nusantara.

Inilah kejahatan yang terus berdampak kepada kita saat ini, orde baru telah berhasil membentuk stigma atau stereotip kepada Orang Tionghoa, yang pada kenyataanya adalah SAUDARA KANDUNG kita sendiri.

Sumber : 
1.Sunan Ampel, Ketua Wali Sanga, 1962. Koleksi Museum Pustaka Peranakan Tionghoa.
2. Runtuhnja Keradjaan Hindu-Djawa Dan Timbulnja Negara2 Islam Di Nusantara, 1968.








#azmiabubakar
#salampersaudaraanindonesia
#museumpustakaperanakantionghoa
« PREV
NEXT »

No comments