BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Wednesday, August 15, 2018

TGB: Saya Minta Pak Jokowi Jadi Imam Shalat, Bacaannya Jelas

Muslimedianews.com ~ Tuan Guru Bajang (TGB) menceritakan kisahnya menjadi makmum shalat dari Presiden Indonesia Jokowi saat meninjau korban gempa di Lombok.

Dalam ceritanya, TGB mengaku diminta oleh Jokowi untuk menjadi imam shalat. Permintaan itu sampai tiga kali, namun TGB yang lulusan Universitas Al Azhar tersebut tetap menolak. Akhirnya Jokowi yang memimpin shalat.

TGB menjelaskan bahwa bacaan Jokowi sangat jelas, bahkan TGB menjelaskan secara detail bacaan-bacaan Jokowi didalam shalat dan diluar shalat (setelah shalat selesai). Berikut kisahnya (14/8/2018):

***

Shalat maghrib di mushola darurat ini tidak direncanakan. Mulanya, di jadwal Beliau (Presiden @jokowi) mendengar paparan di posko utama di Tanjung. Paparan baru berlangsung 5 menit, tiba-tiba Beliau gelisah, tengok saya lalu bilang, "Kita jenguk masyarakat saja, Tuan Guru". Saya tanya, Pak Presiden mau jenguk di lokasi mana? Beliau jawab, terserah Tuan Guru. Lantas semua kalang kabut. Naik mobil, lalu turun di salah satu lokasi dekat pinggir selokan.

Bapak Presiden kemudian bincang-bincang dengan masyarakat yang ada, mendadak berkerumun mengelilingi Beliau, tanya ini-itu terkait kondisi terakhir sambil bagi-bagi kerudung, buku dan sembako. Setelah itu kembali ke tenda karena sudah menjelang malam. 

Di tengah jalan, mampir ke tempat pengungsi di tengah lapangan. Datanglah waktu maghrib, Beliau ajak kami shalat. Ajudan ingatkan, musholla tidak layak dan air minim untuk wudhu, Beliau tetap berkeras. Jadilah, kami shalat disitu. . 

Tiga kali kali Pak Jokowi mempersilahkan saya jadi imam, "Ayo, Tuan Guru". Saya minta Beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan shalat sehari-hari Beliau.

Ternyata bacaan Beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca Surah Al-Humazah dan rakaat kedua membaca Surah Quraish. Habis shalat, zikir ditutup doa Beliau: Allohumma innaka 'afuwwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'anna. Lalu doa Ashabul Kahfi, "Rabbana aatinaa min ladunka.." dan ditutup dengan doa sapujagat. Terakhir mushafahah dengan jamaah.

Terima kasih Bapak Presiden. Maghrib yang berkesan. Lombok 13 Agustus 2018.




#tuangurubajangofficial #presidenjokowidodo #sholat #maghrib #berjamaah #berkesan #mushola #dadakan #pengungsian #kunjunganpresiden #nusatenggarabarat #segera #pulih #ntbindah #lombokindah #lombokutaraindah #rehabilitasi #rekonstruksi #pemulihan #badaipastiberlalu
« PREV
NEXT »

No comments