BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, October 15, 2018

Mbah Maimoen Dukung Langkah Kepolisian Tangkal Hoaks

Muslimedianews.com ~ Pengasuh Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, KH Maimoen Zubair mewanti-wanti kepada semua kalangan, untuk tetap mendukung kepolisian dan jajarannya dalam upaya menangkal hoaks atau berita bohong, baik dengan cara menampilkan fakta-fakta lainnya ataupun membantah dengan berita itu dengan tegas.

"Berita bohong itu menjadi salah satu sumber gangguan ketertiban Nasional khususnya menjelang Pilpres 2019. Hal yang lumrah bila Kepolisian memberikan prioritas perhatian terhadap kasus-kasus tersebut untuk  menghindari  dampak kasus yang bisa berbuntut pada konflik di masyarakat," kata Mbah Moen di kediamanya Komplek Al Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah, Ahad (14/10).

Mustasyar PBNU itu juga menyinggung negara aman dan damai dengan harus menindak tegas apa yang melanggar aturan. "Wahazal baladil amin, negara yang aman dan damai tentunya harus ada pihak aparat keamanan yang tegas dan baik," beber kiai kharismatik itu.

Untuk diketahui, yang di maksud oleh sesepuh NU tersebut ialah pada ayat ketiga Surat At-Tin, pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah menjelaskan suatu negeri yang aman. Negeri yang aman itu tentu saja adalah suatu negeri yang di dalamnya terdapat kedamaian.

"Tidak ada pergolakan yang menghancurkan negeri. Maka syarat untuk menjadikan sebuah negeri yang aman adalah dengan sama sama menyediakan rasa nyaman dan aman serta kebutuhan lainnya," pungkas Mbah Moen.

Seperti diketahui, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini tengah gencar menangkal dan menindak sejumlah kasus berita bohong (hoaks). Mengingat berita bohong berpotensi memperkeruh suasana negara khususnya menjelang pemilihan legislatif (Pileg) serta pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2019.

Tak hanya mengancam bangsa Indonesia, berita hoaks juga bisa membuat kondisi stabilitas politik kacau balau. Masyarakat bersama kepolisian dan seluruh stakeholder diimbau bekerjasama melakukan penangkalan terhadap munculnya berita hoaks. (Ahsan Fauzi/Kendi Setiawan)
« PREV
NEXT »

No comments